Tips Cara Membuat Anggaran Keuangan Pribadi Bagi Pemula

Menyusun Anggaran Keuangan

Membuat anggaran keuangan pribadi bagi pemula tidaklah mudah. Banyak dari kita merasa kesulitan dalam menyusun anggaran keuangan dalam setiap bulannya.

Apakah kalian juga merasa demikian?

Jika jawabannya “Iya”, maka wajib banget kalian simak ulasan tips cara membuat anggaran keuangan pribadi bagi pemula berikut.

Catat dan Jumlahkan Semua Pendapatan dalam Setiap Bulannya

Langkah pertama yang harus kalian lakukan yaitu catat serta jumlahkan semua pendapatan pribadi kalian dalam satu bulan.

Pendapatan ini dapat dari berbagai sumber, misalnya dari gaji pokok, bonus, pendapatan bisnis, investasi dan lain sebagainya.

Seringkali kita tidak begitu perhatian juga dengan berapa sebenarnya jumlah total pendapatan kita setiap bulannya. Hal ini mungkin disebabkan masuknya pendapatan tidak dalam waktu yang bersamaan.
 
Mengidentifikasi Semua Sumber Pendapatan

Tentukan Tujuan Keuangan

Setelah kalian mendapatkan total jumlah pendapatan riil setiap bulannya, Langkah kedua yaitu menentukan tujuan keuangan pribadi kalian dengan jelas. Tentukan tujuan keuangan secara spesifik dan terukur.

Maksudnya disini kalian harus memiliki tujuan keuangan yang jelas mau difokuskan untuk apa alokasi dana dari pendapatan kalian.

Jadi tujuan keuangan harus jelas, baik jangka waktunya maupun biaya yang dibutuhkan untuk mencapainya

Hal ini sangat membantu kalian dalam melakukan penyusunan anggaran yang lebih fokus dan relevan.

Misalnya, tujuan keuangan kalian adalah ingin melunasi utang, menabung untuk biaya pendidikan atau ingin membeli rumah, mobil, atau ingin melakukan perjalanan haji.

Analisis Data Historis Keuangan pada Bulan Sebelumnya

Setelah memiliki tujuan keuangan yang jelas, langkah selanjutnya yaitu melakukan analisis terhadap data historis keuangan pada bulan-bulan sebelumnya.

Analisis ini menjadi hal penting agar kalian dapat mengetahui tren dari pendapatan, pengeluaran, serta factor lain yang mempengaruhi keuangan kalian selama ini.

Lakukan peninjauan data keuangan dari periode-periode sebelumnya. Data dari hasil analisis akan membantu kalian dalam membuat proyeksi serta estimasi management keuangan kedepannya.

Susunlah Rincian Daftar Pengeluaran Tetap

Selanjutnya yaitu kalian wajib membuat data rincian daftar pengeluaran tetap. Buatlah prioritas kebutuhan.

Pengeluaran tetap ini bisa berupa sewa, tagihan listrik dan air, cicilan pinjaman, serta uang yang harus ditabung.

Membuat daftar pengeluaran tetap sangat penting untuk membantu kamu mengalokasikan dana dengan tepat dan efektif.

Susunlah Rincian Daftar Pengeluaran Tak Terduga

Kemudian, cara membuat anggaran keuangan pribadi yang bisa diterapkan adalah menuliskan daftar pengeluaran tidak terduga.

Pengeluaran tidak terduga ini bisa berupa biaya yang tidak dapat diprediksi dan muncul secara tiba-tiba. Contohnya adalah biaya perbaikan mobil atau medis.

Dengan adanya daftar pengeluaran tidak terduga, kamu bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi kejadian yang tidak dapat diprediksi.

Dalam membuat daftar pengeluaran tidak terduga, kamu juga bisa mempertimbangkan untuk membuat dana darurat yang bisa meminimalkan risiko keuangan.

Menentukan Metode Penyusunan Budget Management

Setelah rincian daftar pengeluaran tersusun, Langkah selanjutnya yaitu tentukan metode yang tepat dalam management keuangan.

Pelajari beberapa metode, kemudian pilih satu yang menurut kalian paling cocok

Menentukan Anggaran Biaya

Setelah melakukan semua langkah di atas, kamu bisa membuat anggaran biaya dari setiap pengeluaran.

Anggaran biaya ini bisa berupa jumlah uang yang akan dialokasikan untuk setiap pengeluaran.

Dalam tahap ini, kamu bisa menentukan estimasi biaya untuk setiap kebutuhanmu di daftar pengeluaran tetap serta tidak terduga.

Untuk menentukan estimasi biaya, kamu perlu melakukan analisis dan evaluasi terhadap pengeluaran-pengeluaran yang sudah ada.

Setelah menentukan estimasi biaya berdasarkan pengalaman sebelumnya, kamu bisa mengalokasikan sisa anggaran untuk hal lainnya.

Lakukan Pemantauan dan Evaluasi Pengeluaran

Budgeting bukanlah tugas sekali jalan. Langkah yang krusial adalah memantau dan meninjau kembali anggaran secara teratur. Selalu periksa pengeluaran aktual Anda dibandingkan dengan rencana yang telah dibuat.

Jika terdapat perubahan dalam situasi keuangan atau prioritas, sesuaikan rencana Anda secara fleksibel. Melakukan tinjauan berkala membantu Anda tetap on track menuju tujuan keuangan Anda.

Dalam upaya menuju keuangan yang stabil, memahami metode budgeting dan langkah-langkah praktis untuk melakukannya dapat membantu memandu Anda mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.

Namun, ketidakpastian selalu menjadi bagian dari kehidupan, dan untuk melindungi masa depan finansial Anda dan keluarga, perlindungan yang sesuai sangat penting.

Penutup

Itu dia beberapa cara membuat anggaran keuangan pribadi yang bisa kamu terapkan untuk mencapai tujuan finansial secara efektif.

Memulai perencanaan keuangan dengan membuat anggaran keuangan pribadi merupakan langkah menuju kesuksesan.

Selain itu, penting bagimu untuk mulai perhatikan bagaimana kamu mengelola keuanganmu.




29 komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Semoga sudutpandangnovita dapat membuat readers nyaman.

Ditunggu celotehnya dikolom komentar, namun jangan tinggalkan link hidup ya... 😊
  1. Kalau mencatat pengeluaran aku belum setelaten itu Kak. Tapi emang kudu dilakukan ya. Soalnya biar buat evaluasi juga, kita itu sebenarnya udah on budget atau malah boros brpanjanya

    BalasHapus
  2. Membuat anggaran keuangan pribadi memang membutuhkan usaha, tapi percayalah bahwa hal ini sangat bermanfaat untuk mencapai tujuan keuangan dan mencapai ketenangan finansial.

    BalasHapus
  3. membuat anggaran pribadi memang bukan hal yang mudah. Butuh konsistensi. Kadang yang nggak bisa bikin kita konsisten tuh karena pendapatan yang nggak tetap. Sama pengeluaran juga. Sering banget banyak yang lupa nggak kecatet. Hehehe

    BalasHapus
  4. Aku memang bukan pemula, tapi masih sangat² butuh cara membuat anggaran keuangan pribadi ini, hihihi.. Masih suka gak konsist soal catat mencatat pengeluaran, huhu..

    BalasHapus
  5. Aku dulu rajin mencatat setiap pengeluaran, sampai ke uang parkir pun dicatat. Sampai diketawain temen di kantor, ngapain dicatat segala. Biarin...dengan mencatat jadi terpampang jelas, jadi bisa ditekan mana yg engga penting.
    Sekarang malah engga catat lagi...hehe...Udah hafal, habisnya sebulan sekian-sekian...

    BalasHapus
  6. yang paling enggak enak nih, kalau ada pengeluaran tidak terduga. udah dibuat direncanakan serapi mungkin, tapi ada aja bocor alus.

    BalasHapus
  7. Bener juga ya penyusunan bujet ini memang perlu dipikirkan. Apalagi banyak juga pilihannya, tinggal dipilih yang cocok dengan diri

    BalasHapus
  8. bermanfaat sekali kak tipsnya mengingat saya orang yang masih sedikit berantakan dalam mengelola keuangan, dengan tips ini jadi lebih tahu bagaimana membuat anggaran keuangan dengan baik dan terkontrol

    BalasHapus
  9. Aku lebih sering mencatat pemasukan sih klo pengeluaran masih belum, belum berani jujur sama diri sendiri klo ternyata boros hehe

    BalasHapus
  10. Rinci sekali kak, aku lagi butuh ini soalnya buat belajar mengelola keuangan prbadi. Suka boncos ahahah

    BalasHapus
  11. Tidak ada patokan sih dlm mengelola keuangan pribadi. Namun yg hrs dikelola sih memperbesar pendapatan dan memperkecil pengeluaran. Haha.

    Atau kita bisa maksimalkan pendapatan kita utk kemakmuran keluarga. Caranya ya memperbesar tabungan. Kalo ada apa2, kita ga bingung. Ini jg termasuk punya dana darurat ya. Kalo udh beres smua termasuk pengelharan rutin, bolehlah kita investasi.

    BalasHapus
  12. Kalau membaca tips ini, sepertinya membuat anggaran keuangan pribadi itu nggak sulit ya
    Mau coba terapin ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, sederhana banget tp praktik konsistennya kadang yg berat ya hehe.. yyk cobain

      Hapus
  13. Sejak baca tulisan Kak Novita soal keuangan pribadi, saya mulai termotivasi untuk memperbaiki keuangan saya. Sekarang, mulai nulis pemasukan dan pengeluaran dulu. Biar ketahuan, uang saya larinya ke mana aja. Hehe.

    BalasHapus
  14. Yang masih suka terlewat adalah mencatat pemasukan dan pengeluaran. Semua income dan pengeluaran meskipun nilai kecil. Saya seringnya hanya mencatat nominal yang gede-gede aja. Akhirnya yg kecil terlewatkan tapi malah jumlahnya gak sedikit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Whah samaan Kak. Kalo lagi semangat doang nyatet pemasukan pengeluaran, eh konsistensinya yang susah, pas akhir bulan jadi tak rapih dah tuh anggaran keuangannya

      Hapus
  15. Kadang pemantauan sama evaluasi keuangan nih yang sering terlewat setiap bulannya. Padahal sudah dilakukan penganggaran, tapi penggunaannya secara mendetail sering dilupakan. Apalagi kalau untuk pengeluaran pribadi.

    BalasHapus
  16. Meski pendapatan saya tidak tentu karena memang penghasilan freelance gak bisa dipastikan, tapi saya juga berusaha bikin catatan pemasukan dan pengeluaran. Yah setidaknya bisa tahu berapa pendapatan selama ini dan dipakai apa saja sih?

    BalasHapus
  17. Aku mulai nulis kayak gini nih. Karena pemasukan dan pengeluaran kadang gak sama. Jadi harus benar benar diatur agar seimbang. Kalau bisa pemasukan lebih besar daripada pengeluaran

    BalasHapus
  18. Berulang kali aku mencobaaa...
    Tapi selalu gagal, tapi emang salahku sendiri sih, aku orangnya malas mencatat. Padahal mencatat adalah salah satu kegiatan utama dalam membuat anggaran keuangan pribadi yaa

    BalasHapus
  19. aku tuh ya kadang semangat banget di awal, pokoknya harus catat keuangan. tapi biasanya ini berangsur di awal aja, abis itu ke sana-sananya bodo amat lagi. duh ya :')

    BalasHapus
  20. menarik nih soal mengatur keuangan dan membuat anggaran. tapi saya kesulitan bukan pada pencatatan tapi bagaimana mengatur keuangan freelancer yang notabene gak dapet upah fix per bulan kan. pun termasuk kami yang wirausaha, jadi pemasukan hariannya. udah keitung sih kalau harian, tapi bulanan ini kan tentatif yaa. jadi urusan pengeluaran biasanya emerging payment, eh gitu lah bahasanya. pakai pendapatan harian. masih perlu belajar sih soal ini dan referensinya masih sedikit

    BalasHapus
  21. Sepertinya anggaran keuangan ini perlu di bicarakan dengan pasangan secara terbuka, agar keluar masuk keuangan juga bisa terkontrol dengan baik. Dengan ini juga rincian anggaran juga akan semakin jelas.

    BalasHapus
  22. Membuat anggaran keuangan pribadi memang perlu sih, agar yang keluar bisa terkontrol, bisa tahu ke mana saja aliran dananya. Biar nggak merasa uang diambil tuyul karena mudah banget habisnya he he

    BalasHapus
  23. Wah, makasih banyak kak tips membuatan anggaran keuangan pribadinya. Kebetulan saya belum pernah membuat anggaran untuk pengeluaran tak terduga. Paling barus sampai tahapan pengeluaran rutin saja

    BalasHapus
  24. Emang kudu disiplin sih jika mau budgeting dengan rapi. Kebiasaan nih saya mbak, asal mengalir saja pengeluarannya. Yang perlu dikontrol nih belanja2 online. Klo udah mulai scrolling2 toko online, waduuuww... lepas kendali.

    BalasHapus
  25. Seringkali anggaran keuangan pribadi ini meleset dari rencana. But at least, ada pos-pos dana tetap yang kita alokasikan sejak awal. Jadi memang gak bisa sebulan langsung berjalan dengan baik dan teratur yaa.. Butuh riset juga atau yang namanya belajar dari catatan bulan-bulan sebelumnya.

    BalasHapus
  26. Tips yang penting banget nih, biar bisa mengatur keuangan pribadi. Kalau gak diatur kayak gini bisa kebablasan jadinya, uangnya cepat habis gatau kemana.

    BalasHapus
  27. diusahakan tiap bulan ada saving buatku. Dulu memang sering nabung, tapi juga sering diambil, serba salah hahaha
    tapi kalau ada niatan tertentu, misalnya mau beli ini itu, mau ga mau aku harus ketat sama pengeluaran dan usaha sampingan kalau perlu

    BalasHapus