Ayo Rencanakan Keuanganmu Dengan Rumus Mengatur Keuangan Bulanan Metode 40-30-20-10!


Managemen Keuangan

Merencanakan keuangan pribadi menjadi hal yang sangat penting. Tujuannya yaitu agar kita bisa mengelola keuangan dengan baik dan bijak.

Ada beberapa metode dalam mengatur keuangan bulanan, di antaranya metode 40-30-20-10.

Sebelum membahas terkait dengan metode 40-30-20-10, kita perlu tau dulu nih sebenarnyaa apa saja sih manfaat kita mengelola keuangan dengan bijak?

Manfaat Mengelola Keuangan dengan Bijak

Cara mengelola keuangan pakai metode 40:30:20:10 awalnya memang terasa berat, tetapi ada begitu banyak manfaat yang akan diperoleh.

Berikut ini berbagai manfaat yang akan diperoleh.

a) Melatih Hidup Berhemat

Pertama, metode 40:30:20:10 akan melatih Anda menjalankan pola hidup hemat yang berkecukupan dan bukanlah serba kekurangan.

Bahkan Anda bisa mewujudkan keinginan dan akan menghilangkan masalah keuangan di kemudian karena pada dasarnya dapat mengontrol pengeluaran.

b) Perencanaan Masa Depan Lebih Matang

Jika Anda bisa menerapkan pengelolaan keuangan tadi, maka perencanaan ke depannya pun lebih tersusun detail.

Anda tidak akan bingung memenuhi aneka kebutuhan tak terduga karena memiliki tabungan yang cukup.

c) Berlatih Hidup Lebih Teratur

Pengelolaan keuangan akan membantu hidup Anda dan keluarga lebih teratur sekaligus terencana dengan detail.

Dengan demikian, hidup akan lebih seimbang karena tidak hanya sanggup memenuhi kebutuhan pokok melainkan juga aktivitas refreshing.

d) Melatih Hidup Saling Berbagi

Pada metode 40:30:20:10 terdapat alokasi khusus untuk bersedekah kepada sesama yang membutuhkan.

Sehingga, secara tidak langsung Anda akan memperoleh pahala dari Tuhan YME sekaligus mampu menumbuhkan perasaan bahagia.

e) Melatih Berfikir Rasional dan Kritis

Pengalokasian penghasilan sebesar 40:30:20:10 sangat efektif untuk melatih kita dalam berfikir rasional dan kritis. 

Kita bisa membuat pemikiran yang lebih rasional terutama dalam urusan pembelian kebutuhan pokok dan pinjaman bulanan.

Metode Managemen Keuangan

Merencanakan Keuangan dengan Rumus Mengatur Keuangan Bulanan Metode 40-30-20-10

a) Alokasikan 40% untuk Biaya Hidup Sehari-hari

Biaya hidup yang dimaksud bukan hanya untuk kebutuhan pokok seperti biaya makan, transportasi, pulsa, dan kebersihan. Namun, biaya hidup yang sifatnya mendesak juga masuk dalam kategori ini. Misalnya, biaya makan di luar, nonton bioskop dan ngopi cantik.

Jadi, cukup gunakan 40% gajimu untuk pengeluaran pokok, hiburan dan juga self reward. Kedengarannya aturan ini memang sulit, tetapi beberapa tahun kemudian kamu pasti akan berterima kasih pada dirimu sendiri. Pasalnya, konsep ini akan membantumu meraih kebebasan finansial lebih cepat.

Cara mengelola keuangan pakai metode 40:30:20:10 yang pertama adalah mengalokasikan 40% pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari.

Biaya hidup yang dimaksud seperti biaya makan, transportasi, pulsa telepon, internet, tagihan listrik, biaya berlangganan televisi, dan lain sebagainya.

Aktivitas refreshing seperti hobi, olahraga, pakaian, serta rekreasi juga dapat Anda masukkan dalam alokasi ini.

Biaya hidup lainnya yang bersifat mendesak seperti makan di cafe atau nonton bioskop juga harus dimasukkan alokasi 40%.

Dalam kasus ini jika alokasi 40% ternyata tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan, maka segera benahi anggaran Anda.

Pasalnya, sebagian orang merasa kesulitan karena sulit mengendalikan keinginan, sehingga cenderung bersikap boros.

b) Alokasikan 30% untuk Membayar Cicilan Bulanan

Cara mengelola keuangan pakai metode 40:30:20:10 berikutnya adalah menggunakan 30% dari pendapatan untuk cicilan produktif.

Misalnya, Anda bisa menggunakannya untuk cicilan KPR, kendaraan yang menunjang mobilitas kerja, dan lain sebagainya.

Bagi Anda yang memiliki rumah berstatus sewa, maka dapat menggunakan 30% penghasilan ini untuk membayarnya.

Memiliki cicilan dalam konteks perencanaan keuangan yang baik tentunya akan meningkatkan kesejahteraan Anda.

Perlu diperhatikan bahwa cicilan ini tidak termasuk untuk kebutuhan konsumtif, seperti cicilan kartu kredit, paylater, dan lain sebagainya.

Bahkan, jika dana yang dimiliki tidak cukup untuk membeli gadget mewah, sebaiknya beli sesuai kemampuan agar terhindar dari hutang.

c) Alokasikan 20% untuk Investasi

Cara mengelola keuangan pakai metode 40:30:20:10 pada 20% penghasilan dapat Anda gunakan untuk kebutuhan masa depan seperti asuransi dan dana darurat.

Hal ini berguna untuk menjamin masa depan diri sendiri, terutama ketika sudah tak berusia produktif.

Ada banyak tabungan yang harus disiapkan seperti asuransi jiwa dan kesehatan, dana pendidikan anak, dana pensiun, dan lain-lain.

Dana darurat untuk pengeluaran tak terduga seperti mengunjungi kerabat yang sakit juga harus diambil dari alokasi ini.

Anda juga dapat menginvestasikan 20% penghasilan ini pada instrumen pasar modal yang aman dan sudah diawasi OJK seperti deposito atau tabungan emas.

Jangan sampai Anda menjadi generasi sandwich yang menggantungkan hidup masa tua pada keturunannya.

d) Alokasikan 10% untuk Dana Sosial atau Amal

Cara mengelola keuangan pakai metode 40:30:20:10 terakhir, jangan lupa pula menyisihkan sebagian pendapatan untuk beramal baik.

Gunakan 10% dari gaji Anda untuk memberi donasi di tempat ibadah, panti asuhan, maupun lansia yang kesulitan ekonomi.

Apabila Anda masih pertama kali memasuki dunia kerja, gaji yang didapat memang tidak terlalu banyak.

Meski begitu, angka tersebut bukan masalah asalkan Anda ikhlas dan mengupayakan tetap beramal setiap bulannya.

Walaupun donasi yang Anda berikan tersebut tidak mampu memenuhi segala kebutuhannya, tapi setidaknya mampu meringankan beban mereka.

Terlebih lagi, jika karir Anda semakin sukses, tentu persentase yang dihasilkan juga lebih besar.

Contoh Pengelolaan Keuangan dengan Metode 40:30:20:10

Cara mengelola keuangan pakai metode 40:30:20:10 tidak akan lengkap jika belum terdapat contoh pengaplikasiannya.

Misalnya, bagi Anda yang memiliki gaji bulanan Rp 5.000.000,-, maka berikut rinciannya.

40% penghasilan untuk biaya hidup sehari-hari (Rp 2 juta)
30% penghasilan untuk cicilan (Rp 1,5 juta)
20% penghasilan untuk investasi (Rp 1 juta)
10% penghasilan untuk donasi (Rp 500 ribu)

Alokasi tersebut bersifat usulan, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi finansial Anda.

Namun tagihan tetap harus diutamakan dan dibayar dahulu begitu menerima gaji dan jangan lupa harus menyisihkan sebagian pendapatan untuk investasi.

Tips Konsisten dan Disiplin dalam Penerapan Metode 40-30-20-10

Permasalahan cara mengelola keuangan pakai metode 40:30:20:10 yang sering dialami orang-orang seperti kurangnya kedisiplinan dan konsistensi.

Maka dari itu, agar gaji dapat dialokasikan sesuai metode tadi, berikut cara terbaik menerapkannya.

a) Pisahkan antara Rekening Tabungan dan Rekening Operasional

Bagi Anda yang merasa kesulitan mengatur keuangan dengan metode 40:30:20:10 sebaiknya jangan mengandalkan satu rekening bank saja.

Anda dapat menggunakan rekening bank untuk memenuhi kebutuhan harian, sedangkan rekening tabungan tidak boleh diotak-atik untuk kebutuhan lainnya.

b) Gunakan Bantuan Aplikasi Keuangan

Setiap individu pasti memiliki kesibukan masing-masing, sehingga terkadang mengalami kesulitan dalam membuat laporan keuangan harian.

Untuk itulah, Anda membutuhkan aplikasi catatan keuangan harian agar pengelolaan keuangan harian lebih teratur.

Ada banyak aplikasinya yang dapat diunduh dengan gratis Lho…

Aplikasi perencanaan keuangan ini sangat praktis digunakan untuk mengontrol finansial agar benar-benar terjaga selama sebulan.

c) Rutin Mengevaluasi Keuangan

 Pengelolaan keuangan menggunakan metode 40:30:20:10 yang paling penting dilakukan adalah evaluasi setiap bulan.

Dengan evaluasi keuangan, Anda dapat merevisi kebutuhan apa saja yang harus dikurangi agar lebih mengemat anggaran biaya hidup sehari-hari.

Penutup  

Itulah cara mengelola keuangan pakai metode 40:30:20:10 yang dapat Anda biasakan mulai dari sekarang agar memiliki tabungan masa depan.

Jadi, jangan habiskan gaji bulanan Anda untuk kebutuhan konsumsi saja, ya. Mulai atur keuangan kalian dari sekarang!

17 komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Semoga sudutpandangnovita dapat membuat readers nyaman.

Ditunggu celotehnya dikolom komentar, namun jangan tinggalkan link hidup ya... 😊
  1. Yang paling penting memang evaluasi di akhir bulan ya mbak. Apa saja pengeluaran yang diluar budget dan tidak terkontrol. Supaya di bulan depannya kita bisa memperbaiki dan jagan mengulangnya lagi :D

    BalasHapus
  2. Saya pernah ikut seminar di Bloc Pos, Mbak. Dan ini rumusnya juga sama 40-30-20-10. Jadi kuncinya memang harus disiplin menerapkan. terus utamakan kebutuhan, bukan keinginan. Dan 10 % itu yess sekali. Karena Insya Allah kalau kita berbagi, maka akan bertambah rezeki kita. Bukan saja materi, tapi juga rezeki kesehatan, termasuk dimudahkan urusan.

    BalasHapus
  3. aku udah sering baca sih rumus 40-30-20-10 ini. tapi belum benar-benar diaplikasikan. kayaknya harus dilist lebih detail lagi ya

    BalasHapus
  4. Waktu awal² daku menerapkan pengaturan keuangan pakai rumus itu juga kak. Cuma makin ke sini makin ke sana, jadinya suka-suka hati wkwkwk yang penting nabung

    BalasHapus
  5. Kalau untuk biaya pendidikan sekolah dan kuliah yang dibayar bulanan dan semesteran, itu masuk di kelompok mana? Investasi ya?

    BalasHapus
  6. Pakai sistem perencaan seperti itu jadi lebih terarah keuangannya ya mbak. Gaji bulanan nggak habis gitu aja. Kadang suka ngerasa lebih banyak pengeluaran daripada gaji bulanan. Aku masih pakai manual dengan cara sendiri aja sih, belum pernah coba pakai aplikasi.

    BalasHapus
  7. Konsisten mengatur uang tuh bikin kita jadi terbiasa membedakan mana kebutuhan dan sekedar keinginan. Mana prioritas pengeluaran yang harus kita sediakan dan tidak harus kita beli.

    BalasHapus
  8. Metode 40-30-20-10 adalah salah satu cara yang bisa kita gunakan untuk mengatur keuanganmu. Dengan menerapkan metode ini secara disiplin, kita bisa mencapai tujuan keuanganmu dan hidup dengan lebih tenang.

    BalasHapus
  9. Wah ini aku juga sedang menerapkan sih walau kadang rasanya susah untuk konsisten tapi kalau lihat goalnya mau ke mana pasti semangat lagi hehe.. Semoga tetap istiqomah yaa

    BalasHapus
  10. Keliatannya mudah, tapi pas praktek langsung gagu, wkwkwkwk... Paling penting adalah ada uangnya dan konsisten. Meski jumlahnya sedikit,lama, kalo konsisten bakalan jadi banyak. Saya selalu miss investasi. Padahal hal ini cukup penting ya untuk menyelamatkan aset uang 💰. Very nice 👍 sharing

    BalasHapus
  11. Setuju bgt kak dgn pengelolaan keuangan versi 40:30:20:10. Ntr kalo ada cicilan lbh, enakan segera melunasinya lbh cpt biar ga kena imbas bunganya. Ngeri cohmyyy.

    BalasHapus
  12. Rumus mengatur keuangan ini sepertinya memang harus aku sampaikan kepada suamiku. Karena yang mengatur keuangan keluar masuk cuma Dia. Aku terima beres gitu. Klo Dianya ngga tahu rumus ini ya kacau

    BalasHapus
  13. Kayanya aku perlu bantuan aplikasi keuangan untuk pencatatan yang lebih sistematis dalam menerapkan rumus mengatur keuangan bulanan menggunakan metode 40-30-20-10. Ini sebenarnya cukup aplikatif jika memiliki penghasilan yang tepat setiap bulannya.

    BalasHapus
  14. Mau coba metode 40-30-20-10 ini. Kayaknya kalau ada panduan kayak gini jadi lebih mudah gitu dalam membuat perencanaan keuangan. Daripada harus membuat sendiri, gak punya pengalaman lagi.

    BalasHapus
  15. Kalo bener² bisa konsisten pakai rumus 40-30-20-10 ini, kebiasaan mau melemceng' tuh pasti berat ya, hhaha.. Ngebantu banget sih.

    BalasHapus
  16. Pentingnya mengelola keuangan sejak masih single atau sebelum punya anak (apalagi biaya pendidikan + printilannya sekarang nggak bisa dibilang murah). Btw, ada rekomendasi aplikasi untuk pegelolaan keuangan ini, Mbak?

    BalasHapus
  17. wah kalo pakai sistem 40 30 20 dan 10 ini gak bakalan bingung lagi mengelaola keuangan yaaa, tapi tetep jadi PR sih kalau buat freelancer yang pendapatannya gak tentu dan buat pemilik usaha. next artikel boleh dong ya case nya buat kondisi seperti kami kami nih

    BalasHapus