Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka: Kebhinekaan Bangsa Indonesia adalah Tantangan Generasi Muda


Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Beberapa minggu yang lalu tepatnya hari Sabtu, tanggal 2 September 2023 aku diundang menjadi Narasumber dalam acara refleksi salah satu kelas Modul Nusantara pada Program Pertukaran Pelajar Mahasiswa Merdeka (PPMM) di Universitas Jember, yaitu kelasnya Bu Tiara, M.Pd.

Seru banget ngobrol bareng kawan-kawan peserta PPMM memahami bahwa kebhinekaan Bangsa Indonesia adalah tantangan generasi muda.
Dalam kelas Bu Tiara, total ada 24 mahasiswa yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia yaitu: Universitas Jambi, STKIP Yayasan Abdi Pendidikan, Universitas Riau, Universitas Darma Agung, Universitas Malahayati, Universitas HKBP Nommensen, Universitas Halu Oleo, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Universitas Syiah Kuala, Universitas Hasanuddin, Universitas Cokroaminoto Palopo, STIKES Payung Negeri, STIKES Senior Medan, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Mega Buana Palopo, Universitas Katolik Santo Thomas, Universitas Samudra, STKIP Yapis Dompu, Institut Kesehatan Helvetia, dan Universitas Malikussaleh.

Keren banget ya, mereka dari latar belakang yang berbeda-beda selama satu semester disatukan dalam sebuah program bersinergi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Semua peserta belajar memahami keberagaman dan merajut persaudaraan.

Nah, mungkin dari sobat kreasi ada yang belum paham tentang program pertukaran mahasiswa merdeka, yuk kita bahas.

Apakah Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka itu?

Dilansir dari https://pusatinformasi.kampusmerdeka.kemdikbud.go.id Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tahun 2023 (PMM 3) merupakan sebuah program mobilitas mahasiswa selama satu semester untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman. PMM 3 menargetkan terdapat 204 PT Penerima dan 15.505 mahasiswa peserta program.

Terdapat 6 elemen utama PMM 3, yaitu:
a. Pertukaran mahasiswa dilakukan melalui perpindahan klaster antar pulau
b. Pengakuan hasil belajar hingga 20 sks
c. Memungkinkan pertukaran mahasiswa PTN ke PTS dan sebaliknya
d. Diikuti oleh mahasiswa semester 3, 5, dan 7 saat program berjalan
e. Eksplorasi persatuan dalam keragaman melalui Modul Nusantara
f. Mekanisme pertukaran akademik ke akademik dan vokasi ke vokasi

Sedangkan tujuan dari PMM khususnya bagi mahasiswa, yaitu untuk:
a. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan wawasan kebangsaan.
b. Meningkatkan pemahaman mahasiswa pada keberagaman suku, agama, ras, dan antargologan (SARA) dan semangat persatuan.
c. Mengembangkan perjumpaan dan dialog intensif dalam keberagaman dan sikap saling memahami sehingga tercipta penguatan persatuan.
d. Memperluas dan/atau memperdalam pengetahuan akademis mahasiswa.

Modul Nusantara Kurikulum Merdeka

Merawat Kebhinekaan dalam Meneguhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Kemajemukan merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Namun, ternyata kondisi ini menjadi tantangan besar bagi bangsa Indonesia.

Jaman sekarang tantangan utama bangsa Indonesia bukan lagi melawan penjajah. Tantangan besar bangsa Indonesia saat ini yaitu bagaimana dapat menjaga kemajemukan dan rasa persatuan yang merupakan kekayaan dan kekuatan bangsa.

Dibutuhkan komitmen yang tinggi serta kesadaran seluruh bangsa untuk dapat menghormati kemajemukan bangsa Indonesia dalam upaya mempersatukan bangsa demi tegaknya NKRI.

Untuk meneguhkan NKRI penting untuk merawat kebhinekaan yang pada dasarnya terbangun dari ruh dan elemen-elemen masyarakat yang heterogen baik secara suku, budaya, agama, bahasa, maupun alamnya. Menjadikan keragaman dan segala perbedaan bangsa sebagai dasar mempererat serat-serat kebangsaan yang kerap rapuh terputus.

Kebhinekaan Bangsa Indonesia adalah Tantangan Generasi Muda

Kebhinekaan bangsa Indonesia ditandai dengan beragamnya budaya, suku, bahasa dan kebudayaan yang berbeda-beda. Kita ketahui bahwa bangsa Indonesia memiliki sekitar 700 suku, sekitar 300 bahasa dan beberapa kebudayaan yang berbeda-beda dari daerah ke daerah.

Kondisi tersebut menjadikan kebhinekaan bangsa Indonesia menjadi tantangan baik bagi pemerintah ataupun masyarakat.

Pemerintah harus menciptakan suatu sistem yang dapat mengatur dan menjaga kebhinekaan bangsa Indonesia dan mencegah perpecahan. Misal salah satunya dengan membuat undang-undang yang menjamin perlindungan hak-hak minoritas etnis, sehingga mereka dapat merasa aman dan dihargai. Undang-undang ini juga harus menjamin perlindungan bagi mereka yang menghadapi diskriminasi dan kekerasan.

Sedangkan masyarakat juga memiliki peran penting untuk mampu menghormati dan menghargai perbedaan yang ada, dan menghindari diskriminasi atas dasar perbedaan etnis. Masyarakat juga harus mampu bekerja sama dengan kelompok-kelompok minoritas dan mempromosikan pemahaman yang saling menghormati antar kelompok etnik.

Dalam hal ini, generasi muda sebagai generasi penerus bangsa memegang peran penting sebagai perawat kebhinekaan untuk membangun kebersamaan dan menjadikan keberagaman sebagai mutiara kebangsaan. Generasi muda sebagai tonggak masa depan bangsa memiliki tantangan besar

Kurikulum Merdeka untuk Perguruan Tinggi

Belajar dan Merajut Kebhinekaan Indonesia Melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa memiliki tugas yang berat untuk dapat merawat dan menjaga kebhinekaan bangsa. Melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka mereka dapat belajar dan merajut kebhinekaan bangsa.

Dari hasil kegiatan refleksi, semua kelompok mahasiswa peserta PMM merasakan banyak pengalaman yang berbeda. Tidak hanya memperkaya pengetahuan saja, namun mereka dapat belajar secara langsung dalam memahami kebhinekaan bangsa, menambah wawasan hidup, menciptakan persahabatan serta lebih dapat menguatkan rasa toleransi dalam perbedaan.

Nah, itu dia sedikit ceritaku dalam kolom edukasi sudutpandangnovita minggu ini tentang pengalamanku terlibat dalam kegiatan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, mahasiswa sebagai generasi muda dapat belajar memahami bahwa Kebhinekaan Bangsa Indonesia adalah tantangan generasi muda yang harus dihadapi.

Bagi kalian yang termasuk dalam peserta atau pernah menjadi peserta dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka boleh banget sharing ya… atau mungkin kalian yang pengen ikutan atau pengen tau tentang program ini juga boleh banget koment di kolom komentar ya sob 😊

2 komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Semoga sudutpandangnovita dapat membuat readers nyaman.

Ditunggu celotehnya dikolom komentar, namun jangan tinggalkan link hidup ya... 😊
  1. Wah, seru sekali ya. Sepakat dengan yang disampaikan mbak Novita, kita harus mempersiapkan anak-anak generasi penerus untuk bisa menghargai dan merawat kebhinekaan bangsa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar kak, generasi muda tonggak masa depan bangsa. Jika tidak mereka siapa lagi yang akan merawat bangsa ini :)

      Hapus